Menu
Your Cart

KEKRISTENAN DI ERA PASCAMODERN: SEKS & GENDER DARI SUDUT PANDANG INJIL

KEKRISTENAN DI ERA PASCAMODERN: SEKS & GENDER DARI SUDUT PANDANG INJIL
KEKRISTENAN DI ERA PASCAMODERN: SEKS & GENDER DARI SUDUT PANDANG INJIL
KEKRISTENAN DI ERA PASCAMODERN: SEKS & GENDER DARI SUDUT PANDANG INJIL
KEKRISTENAN DI ERA PASCAMODERN: SEKS & GENDER DARI SUDUT PANDANG INJIL
KEKRISTENAN DI ERA PASCAMODERN: SEKS & GENDER DARI SUDUT PANDANG INJIL

Budaya pascamodern pada dasarnya merujuk pada suatu budaya yang mengadopsi relativitas atas nama inklusi. Nilai inklusi ini didasarkan pada sebuah filosofi bahwa setiap orang harus bebas dan bahagia. Alhasil, kebenaran relatif diperlukan untuk mengakomodasi berbagai definisi kebahagiaan yang setiap orang bisa miliki untuk mencapai hidup yang merdeka. Di satu sisi, pemikiran budaya pascamodern membawa sebuah reformasi yang diperlukan. Budaya-budaya sebelumnya gagal melihat semua manusia itu setara. Namun, di sisi lain, inklusi sosial yang dibawa oleh budaya pascamodern juga datang dengan ancaman terhadap konsep kebenaran absolut. Tidak ada yang betul-betul benar, termasuk kekristenan. Buku ini ditulis untuk membantu kita menyadari berbagai pengaruh pola pikir budaya ini dalam kehidupan dan bagaimana Injil menjawab setiap kerinduan yang budaya itu miliki. Saya berdoa semoga melalui buku ini, kita bisa menjadi peka terhadap budaya dengan tetap setia kepada Injil Kristus. Apabila Saudara diberikan tiga pilihan ini, manakah yang menjadi kerinduan hati Saudara? Pertama, saya ingin menjadi orang yang baik. Kedua, saya ingin menjadi orang yang bebas dan bahagia. Ketiga, saya ingin melihat dunia yang lebih baik. Apabila Saudara hanya bisa memilih satu, mana yang akan Saudara pilih? Jawaban Saudara terhadap pertanyaan ini menunjukkan nilai dan budaya yang Saudara anut dalam hidup. Setiap pernyataan di atas sebenarnya mewakili kerinduan -kerinduan yang ada di budaya-budaya utama. Secara umum, kerinduan di budaya tradisional adalah untuk menjadi orang yang baik dalam masyarakat - menjalani hidup sesuai dengan norma-norma yang ada. Keinginan ini kemudian bergeser di budaya modern yang mengutamakan kebebasan dan kebahagiaan, serta di budaya pascamodern yang menginginkan inklusi. Isu pergeseran nilai budaya ini akan dibahas di bagian pertama "Pascamodernisme: Memahami Pergerakan Budaya." Tahun Terbit : Cetakan I, Juli 2023

Write a review

Please login or register to review
Rp 75.000
Ex Tax: Rp 75.000
  • Stock: In Stock
  • Publisher: MILLENIAL CHRISTIAN K1
  • Weight: 180.00g
  • Dimensions: 14.00cm x 21.00cm x 3.00cm
  • SKU: ZBD233273
  • ISBN: 9786230945632
We use cookies and other similar technologies to improve your browsing experience and the functionality of our site. Privacy Policy.